Oleh: Matt | 27/02/2010

Son Of The Mask

Tadi malem pas lagi nganggur, iseng-iseng nonton tipi. Eh ada dua pilem yang ditayangin dua stasiun tipi yg berbeda. Agak jadul sih, dan 22-nya juga udah pernah saya tonton. Yang satu berjudul “Son Of The Mask”, yang satunya lagi “Dr Dolitle”.

Apa yang menarik? Dua film ini menggunakan visual efek yang menurut saya keren abis. Yang satu ceritanya seorang bayi yang punya kekuatan luar biasa, satunya bercerita hewan-hewan yang bisa ngomong.

Daripada gak ada kerjaan, mending nonton ini pilem aja..Tapi gak bisa nonton bersamaan karena waktunya bareng, jadi saya nonton Son Of The Mask aja, lebih keren..

Sinopsis:

Suatu hari, anjing Tim Avery menemukan sebuah topeng kayu butut. Awalnya Tim gak peduli sampai pada saat pesta hallowen, Tim memakainya karena gak ada kostum lain. Lalu berubahlah dia menjadi orang yang mempunyai kekuatan luar biasa dan menjadi bintang di pesta tersebut, tapi saat melepasnya Tim lupa kejadian semalam.

Setelah kejadian itu, istri Tim hamil, lalu melahirkan bayi yang diberi nama Alvey. Ternyata Alvey ini juga mempunyai kekuatan luar biasa turunan dari topeng tsb.

Loki, putra Odin sang penguasa negeri dewa datang ke bumi atas suruhan Odin untuk mencari topeng tersebut. Tapi topeng itu udah dipake sama anjing Tim dan berubah menjadi anjing super.

Loki menuntut Tim mengembalikan topeng itu dan menyandera Alvey sebagai jaminan. Tim berusaha meyakinkan si anjing agar mau mengembalikan topeng itu dan mau, tapi Loki mengingkari janjinya dan berusaha membawa kabur Alvey. Sebagai ayah, Tim tak tinggal diam dan memakai topeng sakti tersebut agar bisa melawan Loki. Terjadilah pertempuran seru antara dua orang yang memiliki kekuatan luar biasa.

Karena pertempuran seimbang, maka Alvey-lah yang berhak menentukan pilihan. Untuk meyakinkan Alvey, Tim melepas topengnya dan menjadi manusia normal lagi, akhirnya Alvey memilih Tim sebagai ayahnya dan Loki dapat mengembalikan topeng tersebut kepada Odin.

Aslinya pilem ini mempunyai alur cerita yang biasa aja, apalagi akting Tim Avery yang menurut saya standar. Tapi yang membuat seru adalah banyaknya visual efek luar biasa yang gak masuk akal yang terdapat di pilem ini sehingga penonton seperti saya dibuat terkesima. Cukup menyegarkan pikiran yang lagi fuyung mikirin skripsi yang tak kunjung kelar

Pesan  moral: terdapat pelajaran tersirat bahwa bagaimanapun buruknya anak kita, kita harus tetap menyayanginya.

Iklan

Responses

  1. wahhh baru skripshit juga broo?? hahahaha..
    wah semalam saya malah g nonton,, tak kira ntr malam e

    • yoi bro, cenut2 ni
      knapa ya ada skripsi sgala?kok gak diganti tehabe aja haha

  2. la.. ga liat pilemnya aku waaaa

    • rugi brad 😀

  3. daripada pusing mikirin skripsi yang belum kelas, memang lebih baik refreshing menonton movie yang menghibur loh…

    • betul betul betul 🙂

    • sip trimakasih

  4. Wach kebetulan gw jg nonton sob selain bgs effectnya juga lucu xixixi…:D
    Slm knl dan sukses selalu sob…:D

    • hatur nuwun 🙂

  5. Fal….main ke kebonQ dongggg… xixixiixiii… maksa mode:On…
    gie sibuk yaa?? moga lancar dech urusan2na..^^

    • sip, ntar kalo dah agak longgar pasti sering jalan2 ketempat kakak lagee 😛

  6. Hmm.. kayaknya bagus nih filmnya… sayangnya gak nonton uy…

    • wah rugi loh hehe 😛


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: